Mas Andrea memang benar2 inspirator semua orang..
perubahan yang terjadi pada ku rasanya tak ada apa2ny dibandingkan perubahan2 yg telah trjadi pada orang2 itu (yang ku baca dari guestbook di multiply)..
aku memang pengagum baru,,
baru mau membaca setelah film tayang di bioskop..
tapi ku harap kekaguman ku ini abadi..
dan betapa aku merasa rugi karena keterlambatanku itu..
padahal aku sering memegangny saat sedang di toko buku..
berbahagialah Mas..
orang2 yang makan dari keringatnya sendiri, bersuka karena usahanya sendiri dan maju karena pengalamannya sendiri..
(Bumi Manusia, Pramoedya Ananta Toer, hal 29)
dan menurutku, Mas trmasuk ke dalam orang2 itu..
salam ku selalu..
ficha ridhoanova
November 05, 2008
Pak Ivan *part 2
ia beralih pada mahasiswa lain,, membuka-buka buku mereka juga,, dan kembali ke tempat ku..
'apa ini juga berlaku untuk semua mata kuliah?'
'g pak.. Biasanya saya cuma baca bab yang diujikan saja'
ia kembali pergi.. masih belum puas tampaknya.. ia kembali lagi ke tempatku dan mengambil Bumi Manusia..
badanku lemas seketika..
bagaimana tidak.. di sampul dalam buku itu ku tempel note yang isinya tanggal pembelian dan kata-kata ini : bahan uts dari Bapak ku Ivanovich Agusta ^.^
aku menundukkan wajahku dalam-dalam.. takut ia melihat ekspresiku..
ia tidak berkomentar tentang tulisan itu..
mungkin tidak terbaca olehnya..
'bagaimana menurutmu tentang buku ini?'
'bagus pak..'
'bagus?' tanyanya seperti mengharapkan jawaban yang lebih..
'kata-katanya ringan, tapi banyak maksud tersirat..'
'hehe.. beginilah..' ia menunjuk pada satu kalimat yang ku beri kotak,, 'akan membunuh gurunya..'
'g lah pak..' ucapku sambil trsenyum..
'bagaimana menurutmu dengan perlawanan mereka?'
'mereka gigih.. sebagai Pribumi yang sebenarnya pasti kalah jika berhadapan dengan Eropa, mereka tetap berusaha melawan.. tidak menyerah begitu saja..'
'hmmh.. kamu pasti bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan itu'
aku kmbali tersenyum..
'kaya nemu pacar baru..' ucapnya cepat dan tiba-tiba..
'hah? maksudnya pak?' aku bingung.. tidak paham.. have no idea at all..
'kaya nemu pacar baru..' ulangnya 'mirip sama...'
aku tak dengar jelas kata2 selanjutnya..
'sudah habis buku ini kamu baca?'
'sudah pak'
'berapa lama kamu membacanya?'
'hmmh.. saya beli hari kamis,, dan saya baca tiga malam berturut-turut'
'baru kamu baca satu kali?'
'iya pak'
'nanti kalau membaca yang selanjutnya, akan lain lagi yang akan kamu beri tanda'
aku diam saja.. tak tahu mau merespon apa..
ia juga kembali ke mejanya yang tegak lurus dengan mejaku..
aku melirik teman disampingku yang juga melirik ku..
dan aku senyum-senyum mesem.. hehe..
dia balas dengan senyum..
sambil berjalan ia sempat bicara..
'kelas ini cukup jauh juga ya gap nya..'
temanku yang lain menoleh ke arahku dan tersenyum..
aku yakin ia tahu apa yang terjadi..
ujian selesai dan aku mengumpulkan kertasku..
'beres?' Tanyanya..
'beres pak..' aku senyum dan berjalan ke luar kelas..
aku menarik Cahyo..
'haha.. Gu tau!!' ucapnya.. dan aku mulai menceritakan kejadian tadi..
'udah keliatan dari yang waktu dia nanya namalu juga..'
aku tak mau dengar komentar apa-apa dari siapa-siapa..
Dengarkan saja aku! xD
aku terus memikirkannya..
kemudian terpikir olehku..
dia..
Pak Ivanovich Agusta..
merasa menemukan orang yang sepemikiran dengannya..
Oia, ada yang terlewat..
dia sempat menanyakan apakah aku suka menulis..
'cerpen atau yang sejenisny?
'waktu masih sekolah sering nulis cerpen pak..'
'emangnya sekarang udah gak sekolah?'
'kan sekarang kuliah..' jawabku asal kena..
'ya.. ya.. pernah dipublikasikan?'
'gak pak.. koleksi pribadi aja'
'kalau sekarang?'
'biasanya cuma nulis-nulis di blog aja..'
'blog?'
'iya..'
'dulu pernah mengirimkan blog?'
(dulu ia juga menjadi dosen ku untuk mata kuliah Penerapan Komputer, semester 3, tapi tidak pernah ku dengarkan.. sibuk ngenet gratis.. :p)
'g pak.. kan dulu cuma powerpoint aja..'
'owh... apa isinya?'
'tulisan saya aja.. tentang pemikiran2 saya..'
(dulu aku posting blog di friendster, pindah kesini dan baru satu minggu di multiply..)
iyah..
aku merasa kalau ia merasa menemukan orang yang sejenis dengannya..
'kaya nemu pacar baru' is defined such i has several similarity with him..
or his wife? idk exactly..
even a bit..
yadeh pak..
gapapa kalo mau jadiin aku 'pacar baru' mu..
(inget pengertian pacar baru disini.. makna konotatif)
diangkat jadi anak sekalian juga gapapa..
mau banget saya mah..
biar ada yang nuntun dalam meraih mimpi-mimpi ku..
hufth..
cant wait for the next class..
mudah-mudahan aku dimudahkan oleh Allah swt..
semakin kagum sama Pak Ivan..
Bapak ku.. ^.^
'apa ini juga berlaku untuk semua mata kuliah?'
'g pak.. Biasanya saya cuma baca bab yang diujikan saja'
ia kembali pergi.. masih belum puas tampaknya.. ia kembali lagi ke tempatku dan mengambil Bumi Manusia..
badanku lemas seketika..
bagaimana tidak.. di sampul dalam buku itu ku tempel note yang isinya tanggal pembelian dan kata-kata ini : bahan uts dari Bapak ku Ivanovich Agusta ^.^
aku menundukkan wajahku dalam-dalam.. takut ia melihat ekspresiku..
ia tidak berkomentar tentang tulisan itu..
mungkin tidak terbaca olehnya..
'bagaimana menurutmu tentang buku ini?'
'bagus pak..'
'bagus?' tanyanya seperti mengharapkan jawaban yang lebih..
'kata-katanya ringan, tapi banyak maksud tersirat..'
'hehe.. beginilah..' ia menunjuk pada satu kalimat yang ku beri kotak,, 'akan membunuh gurunya..'
'g lah pak..' ucapku sambil trsenyum..
'bagaimana menurutmu dengan perlawanan mereka?'
'mereka gigih.. sebagai Pribumi yang sebenarnya pasti kalah jika berhadapan dengan Eropa, mereka tetap berusaha melawan.. tidak menyerah begitu saja..'
'hmmh.. kamu pasti bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan itu'
aku kmbali tersenyum..
'kaya nemu pacar baru..' ucapnya cepat dan tiba-tiba..
'hah? maksudnya pak?' aku bingung.. tidak paham.. have no idea at all..
'kaya nemu pacar baru..' ulangnya 'mirip sama...'
aku tak dengar jelas kata2 selanjutnya..
'sudah habis buku ini kamu baca?'
'sudah pak'
'berapa lama kamu membacanya?'
'hmmh.. saya beli hari kamis,, dan saya baca tiga malam berturut-turut'
'baru kamu baca satu kali?'
'iya pak'
'nanti kalau membaca yang selanjutnya, akan lain lagi yang akan kamu beri tanda'
aku diam saja.. tak tahu mau merespon apa..
ia juga kembali ke mejanya yang tegak lurus dengan mejaku..
aku melirik teman disampingku yang juga melirik ku..
dan aku senyum-senyum mesem.. hehe..
dia balas dengan senyum..
sambil berjalan ia sempat bicara..
'kelas ini cukup jauh juga ya gap nya..'
temanku yang lain menoleh ke arahku dan tersenyum..
aku yakin ia tahu apa yang terjadi..
ujian selesai dan aku mengumpulkan kertasku..
'beres?' Tanyanya..
'beres pak..' aku senyum dan berjalan ke luar kelas..
aku menarik Cahyo..
'haha.. Gu tau!!' ucapnya.. dan aku mulai menceritakan kejadian tadi..
'udah keliatan dari yang waktu dia nanya namalu juga..'
aku tak mau dengar komentar apa-apa dari siapa-siapa..
Dengarkan saja aku! xD
aku terus memikirkannya..
kemudian terpikir olehku..
dia..
Pak Ivanovich Agusta..
merasa menemukan orang yang sepemikiran dengannya..
Oia, ada yang terlewat..
dia sempat menanyakan apakah aku suka menulis..
'cerpen atau yang sejenisny?
'waktu masih sekolah sering nulis cerpen pak..'
'emangnya sekarang udah gak sekolah?'
'kan sekarang kuliah..' jawabku asal kena..
'ya.. ya.. pernah dipublikasikan?'
'gak pak.. koleksi pribadi aja'
'kalau sekarang?'
'biasanya cuma nulis-nulis di blog aja..'
'blog?'
'iya..'
'dulu pernah mengirimkan blog?'
(dulu ia juga menjadi dosen ku untuk mata kuliah Penerapan Komputer, semester 3, tapi tidak pernah ku dengarkan.. sibuk ngenet gratis.. :p)
'g pak.. kan dulu cuma powerpoint aja..'
'owh... apa isinya?'
'tulisan saya aja.. tentang pemikiran2 saya..'
(dulu aku posting blog di friendster, pindah kesini dan baru satu minggu di multiply..)
iyah..
aku merasa kalau ia merasa menemukan orang yang sejenis dengannya..
'kaya nemu pacar baru' is defined such i has several similarity with him..
or his wife? idk exactly..
even a bit..
yadeh pak..
gapapa kalo mau jadiin aku 'pacar baru' mu..
(inget pengertian pacar baru disini.. makna konotatif)
diangkat jadi anak sekalian juga gapapa..
mau banget saya mah..
biar ada yang nuntun dalam meraih mimpi-mimpi ku..
hufth..
cant wait for the next class..
mudah-mudahan aku dimudahkan oleh Allah swt..
semakin kagum sama Pak Ivan..
Bapak ku.. ^.^
Pak Ivan *part 1
semua yang akan aku tulis kali ini adalah tentang kisahku..
tampakny aku mulai maju satu langkah..
seperti iklan?
bukaan..
tadi pagi jm 8.00 aku ada ujian Metode Penelitian Kualitatif..
bertepatan sekali dengan sidang terbuka Presiden SBY d Gedung Graha aWidya Wisuda IPB Darmaga..
beberapa jadwal ujian malah ada yang diundur..
tapi ujianku tidak..
syukurlah.. :)
penjagaan kampus ku tadi pagi ketat sekali..
'berlin' (pintu kecil yang menghubungkan kampus utama dengan pemukiman) yang biasanya banyak tukang ojek, mendadak sepi..
digantikan oleh dua tronton yang penuh berisi orang - orang berbadan besar berpakaian ABRI..
whoaa..
keren sekali kampus ini, pikirku..
memang tidak salah keputusan ku untuk lebih memilih kuliah disini,,
(tanpa mengetahui dengan pasti apa jurusan yang akan ku dalami, karena saat itu memang pilihan untuk masuk kampus ini cuma satu.. IPB dengan kode 230144)
dan melepaskan bangku yang sudah berhasil ku dapatkan dengan susah payah di Broadcast UI..
kampus ini telah banyak mengajariku..
merubah diriku..
kembali ke ujian..
Ruang ujian kami di GMSK 3-2..
level 5 dept Gizi Masyarakat..
aku terlambat masuk kelas,
(hufh.. aku benci kebiasaan ini,, entah mengapa sulit sekali bagiku untuk tepat waktu.. tapi akan segera ku rubah.. harus segera berubah!!)
tapi ternyata teman-teman ku juga masih belum masuk ke ruangan..
masih duduk-duduk di bangku metro.. (sebutan untuk bangku yang ada di dept GM, karena warnanya oranye, mirip bangku metromini..)
setelah jam 8 tepat kami naik..
dosen kami sudah datang..
Pak Ivanovich Agusta..
dia rajin sekali..
dia selalu datang lebih awal jika tidak ada halangan..
aku pernah mendengar pembicaraannya dengan bapak-bapak yang biasa menyiapkan laptop dan LCD proyektor (aku lupa nama beliau)
kurang lebih begini,,
'belum pada dateng pak?' tanya bapak-bapak itu
'yah beginilah.. di kelas ini, dosennya lebih rajin daripada mahasiswanya' ucapnya dengan wajah tetap tersenyum.. tidak terlihat raut kekesalan di wajahnya..
aku mendadak malu pada diriku sendiri..
merasa telah berlaku kurang ajar..
padahal aku mahasiswa..
orang yang seharusnya terpelajar.. :(
jd, ku dengarkan kuliahnya hari itu dengan serius..
(biasanya aku tidak pernah mendengarkan dosen, waktu kuliah ku gunakan untuk bermain-main dengan pikiranku.. berimajinasi sesuka ku..)
kuliahnya menyenangkan saudara-saudara..
tiba-tiba saja aku jadi kagum padanya..
dia orang hebat.. pikirku..
mataku berbinar-binar..
tidak bisa berbohong untuk menyembunyikan perasaan..
aku benar-benar mengaguminya..
pada kuliah ke dua di hari yang sama,,
aku mengajukan pertanyaan..
dan dia menanyakan namaku saudara-saudara..
dan tahukah kalian,,
orang-orang yang bertanya sebelumku tiada ia tanya nama mereka..
tapi ia menanyakan namaku!!
'ficha pak..' jawabku singkat..
'ridhoanova?' tanyanya..
'iya'
kemudian ia bercerita tentang namaku..
ia bilang anova adalah salah satu nama metode penelitian statistika..
aku mencoba memotong.. karena aku ingin segera menuntaskan pertanyaanku..
dia tidak menggubrisku..
ia tetap bercerita tentang anova..
beberapa kali.. sampai akhirnya aku putus asa.. (teman-teman biasa menyebutnya dengan kata terpuruk.. xD)
lalu akhirnya dia persilahkan juga aku untuk bertanya..
dan tuntaslah pertanyaan ku..
fiuh..
seusai kuliah kudatangi dia..
menanyakan agar lebih yakin materi yang akan dijadikan sebagai bahan ujian..
ia menjawabnya dan selesai..
esoknya aku ke toko buku Gramedia Botani Square untuk membeli salah satu dari terlalogi Pramoedya Ananta Tour.. (pernah ku bahas pada blog sebelumnya..)
dan aku meng-sms-nya..
menanyakan apakah boleh jika aku membeli buku pertama?
karena ia hanya menyebutkan buku kedua dan keempat..
ia balas dengan singkat..
'boleh'
hufth..
mari kita benar-benar kembali ke cerita ujian ku..
setelah masuk kelas, aku duduk di bangku paling belakang..
tegak lurus dengan mejanya..
aku tidak punya alasan khusus untuk memilih tempat duduk itu..
aku hanya berpikir tempat itu cukup nyaman..
Satu jam pertama berlalu..
aku baru menyelesaikan dua soal..
satu dengan tiga anak dan baru ku jawab dua daripadanya..
dan satu lagi baru dalam tahap pengerjaan satu dari dua anak..
dia menghampiriku..
sebenarnya sudah dua kali ia berkeliling..
yang pertama untuk mengedarkan absen peserta ujian,
dan yang satunya lagi saat menandatangani KSM mahasiswa..
ia memperhatikan ku yang sedang sibuk menulis..
mejaku berantakan.. penuh dengan kertas jawaban,, kertas soal,, draft bab 1 proposal dan buku handbook karangan Pak Felix.. sedangkan Bumi Manusia ku letakkan di meja sebelah untuk mengurangi ke-crowded-an ini..
ia mengambil buku handbook ku..
aku agak khawatir.. apakah buku yang dicoret-coret tidak diperbolehkan untuk dibuka pada ujian terbuka ini?
ia membalik-balik buku ku..
membaca semua catatan kecil yang ku tulis di buku itu..
dan mengomentari sebagian..
'emang susah ya pake bahasa baku..'
aku senyum saja..
'baru tahu saya novel itu gak sama dengan proposal'
masih ku balas dengan senyum saja..
Ia kembali membolak-baliknya..
'sudah kamu baca sampai habis?' tanyanya..
'sudah pak'
'kenapa?'
'abis fudul.. hehe.. '
dia terlihat agak bingung.. 'bagaimana menurutmu buku Pak Felix?'
'mudah dimengerti Pak..'
'mudah?' tanyanya meragukan..
'membuat saya jadi mengerti.. padahal awalnya saya tidak tahu sama sekali tentang kualitatif..'
'kenapa kamu baca sampai habis?'
'fudul pak.. abis rasanya nanggung kalau baca setengah-setengah..' aku yakin ia tak tahu arti kata fudul.. makanya ia ulang lagi pertanyaannya.. :p
tampakny aku mulai maju satu langkah..
seperti iklan?
bukaan..
tadi pagi jm 8.00 aku ada ujian Metode Penelitian Kualitatif..
bertepatan sekali dengan sidang terbuka Presiden SBY d Gedung Graha aWidya Wisuda IPB Darmaga..
beberapa jadwal ujian malah ada yang diundur..
tapi ujianku tidak..
syukurlah.. :)
penjagaan kampus ku tadi pagi ketat sekali..
'berlin' (pintu kecil yang menghubungkan kampus utama dengan pemukiman) yang biasanya banyak tukang ojek, mendadak sepi..
digantikan oleh dua tronton yang penuh berisi orang - orang berbadan besar berpakaian ABRI..
whoaa..
keren sekali kampus ini, pikirku..
memang tidak salah keputusan ku untuk lebih memilih kuliah disini,,
(tanpa mengetahui dengan pasti apa jurusan yang akan ku dalami, karena saat itu memang pilihan untuk masuk kampus ini cuma satu.. IPB dengan kode 230144)
dan melepaskan bangku yang sudah berhasil ku dapatkan dengan susah payah di Broadcast UI..
kampus ini telah banyak mengajariku..
merubah diriku..
kembali ke ujian..
Ruang ujian kami di GMSK 3-2..
level 5 dept Gizi Masyarakat..
aku terlambat masuk kelas,
(hufh.. aku benci kebiasaan ini,, entah mengapa sulit sekali bagiku untuk tepat waktu.. tapi akan segera ku rubah.. harus segera berubah!!)
tapi ternyata teman-teman ku juga masih belum masuk ke ruangan..
masih duduk-duduk di bangku metro.. (sebutan untuk bangku yang ada di dept GM, karena warnanya oranye, mirip bangku metromini..)
setelah jam 8 tepat kami naik..
dosen kami sudah datang..
Pak Ivanovich Agusta..
dia rajin sekali..
dia selalu datang lebih awal jika tidak ada halangan..
aku pernah mendengar pembicaraannya dengan bapak-bapak yang biasa menyiapkan laptop dan LCD proyektor (aku lupa nama beliau)
kurang lebih begini,,
'belum pada dateng pak?' tanya bapak-bapak itu
'yah beginilah.. di kelas ini, dosennya lebih rajin daripada mahasiswanya' ucapnya dengan wajah tetap tersenyum.. tidak terlihat raut kekesalan di wajahnya..
aku mendadak malu pada diriku sendiri..
merasa telah berlaku kurang ajar..
padahal aku mahasiswa..
orang yang seharusnya terpelajar.. :(
jd, ku dengarkan kuliahnya hari itu dengan serius..
(biasanya aku tidak pernah mendengarkan dosen, waktu kuliah ku gunakan untuk bermain-main dengan pikiranku.. berimajinasi sesuka ku..)
kuliahnya menyenangkan saudara-saudara..
tiba-tiba saja aku jadi kagum padanya..
dia orang hebat.. pikirku..
mataku berbinar-binar..
tidak bisa berbohong untuk menyembunyikan perasaan..
aku benar-benar mengaguminya..
pada kuliah ke dua di hari yang sama,,
aku mengajukan pertanyaan..
dan dia menanyakan namaku saudara-saudara..
dan tahukah kalian,,
orang-orang yang bertanya sebelumku tiada ia tanya nama mereka..
tapi ia menanyakan namaku!!
'ficha pak..' jawabku singkat..
'ridhoanova?' tanyanya..
'iya'
kemudian ia bercerita tentang namaku..
ia bilang anova adalah salah satu nama metode penelitian statistika..
aku mencoba memotong.. karena aku ingin segera menuntaskan pertanyaanku..
dia tidak menggubrisku..
ia tetap bercerita tentang anova..
beberapa kali.. sampai akhirnya aku putus asa.. (teman-teman biasa menyebutnya dengan kata terpuruk.. xD)
lalu akhirnya dia persilahkan juga aku untuk bertanya..
dan tuntaslah pertanyaan ku..
fiuh..
seusai kuliah kudatangi dia..
menanyakan agar lebih yakin materi yang akan dijadikan sebagai bahan ujian..
ia menjawabnya dan selesai..
esoknya aku ke toko buku Gramedia Botani Square untuk membeli salah satu dari terlalogi Pramoedya Ananta Tour.. (pernah ku bahas pada blog sebelumnya..)
dan aku meng-sms-nya..
menanyakan apakah boleh jika aku membeli buku pertama?
karena ia hanya menyebutkan buku kedua dan keempat..
ia balas dengan singkat..
'boleh'
hufth..
mari kita benar-benar kembali ke cerita ujian ku..
setelah masuk kelas, aku duduk di bangku paling belakang..
tegak lurus dengan mejanya..
aku tidak punya alasan khusus untuk memilih tempat duduk itu..
aku hanya berpikir tempat itu cukup nyaman..
Satu jam pertama berlalu..
aku baru menyelesaikan dua soal..
satu dengan tiga anak dan baru ku jawab dua daripadanya..
dan satu lagi baru dalam tahap pengerjaan satu dari dua anak..
dia menghampiriku..
sebenarnya sudah dua kali ia berkeliling..
yang pertama untuk mengedarkan absen peserta ujian,
dan yang satunya lagi saat menandatangani KSM mahasiswa..
ia memperhatikan ku yang sedang sibuk menulis..
mejaku berantakan.. penuh dengan kertas jawaban,, kertas soal,, draft bab 1 proposal dan buku handbook karangan Pak Felix.. sedangkan Bumi Manusia ku letakkan di meja sebelah untuk mengurangi ke-crowded-an ini..
ia mengambil buku handbook ku..
aku agak khawatir.. apakah buku yang dicoret-coret tidak diperbolehkan untuk dibuka pada ujian terbuka ini?
ia membalik-balik buku ku..
membaca semua catatan kecil yang ku tulis di buku itu..
dan mengomentari sebagian..
'emang susah ya pake bahasa baku..'
aku senyum saja..
'baru tahu saya novel itu gak sama dengan proposal'
masih ku balas dengan senyum saja..
Ia kembali membolak-baliknya..
'sudah kamu baca sampai habis?' tanyanya..
'sudah pak'
'kenapa?'
'abis fudul.. hehe.. '
dia terlihat agak bingung.. 'bagaimana menurutmu buku Pak Felix?'
'mudah dimengerti Pak..'
'mudah?' tanyanya meragukan..
'membuat saya jadi mengerti.. padahal awalnya saya tidak tahu sama sekali tentang kualitatif..'
'kenapa kamu baca sampai habis?'
'fudul pak.. abis rasanya nanggung kalau baca setengah-setengah..' aku yakin ia tak tahu arti kata fudul.. makanya ia ulang lagi pertanyaannya.. :p
November 01, 2008
aku akan seperti kamu..
salah seorang teman ku pernah bilang begini..
"Aku suka kamu karena you're a big dreamer, kita bisa jadi orang besar kalau punya mimpi besar dan tahu cara mewujudkannya.."
aku cam kan kata-katanya..
seakan memperingati ku akan sesuatu..
yang bisa ku pastikan,
dia mempunyai prinsip yang ia pegang dengan kuat dalam hidupnya..
aku tak tahu darimana ia bisa bilang kalau aku adalah a big dreamer,
sedangkan saat ia katakan hal itu dulu,
aku masih belum tahu arah..
masih bingung akan kemana ku langkahkan kaki..
masih belum tahu pasti kemana arah hidupku..
apa dia hanya menduga saja lalu kebetulan benar?
atau dia memang mampu melihat bibit mimpi besar ku itu lebih awal?
lebih dulu dibandingkan aku?
ya!!
aku memang sudah menemukan apa yang ingin aku impikan..
aku sudah mempunyai cita-cita ku sekarang..
cita-cita ku sendiri..
bukan cita-cita orang tua yang direfleksikan lewat diri anaknya..
bukan pula kemauan si anak untuk gagah-gagahan dengan teman sebayanya..
hanya keinginan besar yang tiba-tiba mencuat dari hati kecil..
aku sudah menciptakan mimpiku sendiri..
kini aku akan buat mimpi ku jadi kenyataan..
karena aku tak mau hanya jadi labay yang mempunyai mimpi kemudian tidur..
aku akan jadi seorang pemimpi yang bangun..
yang tidak tidur dan tahu jalan mana yang harus ditempuh untuk menjangkaunya..
aku yakin mimpi ku dekat..
sehingga aku tak perlu harus memanjat untuk meraihnya..
aku hanya perlu menjangkau..
mengangkat tangan ku lebih tinggi..
melakukan sesuatu dengan usaha yang lebih dari biasanya..
dengan mata yang melihat lebih banyak,,
tangan yang bergerak lebih giat,,
dan kaki yang melangkah lebih cepat..
dan mimpi ku akan ku jangkau..
semua..
dengan ikhtiar dan doa..
"Aku suka kamu karena you're a big dreamer, kita bisa jadi orang besar kalau punya mimpi besar dan tahu cara mewujudkannya.."
aku cam kan kata-katanya..
seakan memperingati ku akan sesuatu..
yang bisa ku pastikan,
dia mempunyai prinsip yang ia pegang dengan kuat dalam hidupnya..
aku tak tahu darimana ia bisa bilang kalau aku adalah a big dreamer,
sedangkan saat ia katakan hal itu dulu,
aku masih belum tahu arah..
masih bingung akan kemana ku langkahkan kaki..
masih belum tahu pasti kemana arah hidupku..
apa dia hanya menduga saja lalu kebetulan benar?
atau dia memang mampu melihat bibit mimpi besar ku itu lebih awal?
lebih dulu dibandingkan aku?
ya!!
aku memang sudah menemukan apa yang ingin aku impikan..
aku sudah mempunyai cita-cita ku sekarang..
cita-cita ku sendiri..
bukan cita-cita orang tua yang direfleksikan lewat diri anaknya..
bukan pula kemauan si anak untuk gagah-gagahan dengan teman sebayanya..
hanya keinginan besar yang tiba-tiba mencuat dari hati kecil..
aku sudah menciptakan mimpiku sendiri..
kini aku akan buat mimpi ku jadi kenyataan..
karena aku tak mau hanya jadi labay yang mempunyai mimpi kemudian tidur..
aku akan jadi seorang pemimpi yang bangun..
yang tidak tidur dan tahu jalan mana yang harus ditempuh untuk menjangkaunya..
aku yakin mimpi ku dekat..
sehingga aku tak perlu harus memanjat untuk meraihnya..
aku hanya perlu menjangkau..
mengangkat tangan ku lebih tinggi..
melakukan sesuatu dengan usaha yang lebih dari biasanya..
dengan mata yang melihat lebih banyak,,
tangan yang bergerak lebih giat,,
dan kaki yang melangkah lebih cepat..
dan mimpi ku akan ku jangkau..
semua..
dengan ikhtiar dan doa..
Langganan:
Postingan (Atom)